Artikel

Proses Pembuatan Ikan Asin

Proses Pembuatan Ikan Asin

Proses Pembuatan Ikan Asin – Ikan asin ialah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan dengan menambahkan banyak garam. Dengan metode pengawetan ini, ikan yang biasanya membusuk dalam waktu singkat dapat disimpan di suhu tertentu untuk jangka waktu berbulan-bulan. Rasa lezat yang terdapat pada ikan asin tidak terlepas dari proses pembuatannya atau penjemurannya. Kesegaran dan kehigienisan bahan-bahan dasarnya juga mempengaruhi kualitasnya. Komposisi garam dan besar kecilnya ukuran ikan menjadi pengaruh dalam menghasilkan ikan asin yang lezat dan berkualitas baik.

Bahan Dasar Pembuatan Ikan Asin

Bahan-bahan dasar pada ikan asin tentu saja berupa ikan dan garam. Maka dari itu perlu dilakukan proses terhadap ikan dan garamnya.

  1. Ikan, bahan dasar membuat ikan asin dapat di kelompokkan menjadi 3 golongan ikan, yaitu ikan berukuran besar, sedang, dan kecil.
    -besar misalnya,  ikan tenggiri, tongkol, kakap, manyung, dan sebagainya.
    -sedang misalnya, ikan kembung, laying, tiga waja, dan sebagainya.
    -kecil misalnya, ikan teri, dan sebagainya.
    Ikan yang berukuran besar perlu disiangi, yakni pembersihan dari sisik, insang, isi perut dan dibelah sepanjang garis punggung kearah perut. Jika digunakan ikan yang berukuran sedang, dapat dilakukan pembelahan atau tanpa dibelah. Sedangkan ikan yang berukuran kecil cukup dicuci menggunakan air bersih tanpa perlu disiangi.
  2. Garam, ikan yang diberi garam atau mengalami proses penggaraman menjadi lebih tahan lama atau awet. Karena garam dapat menghambat atau membunuh bakteri penyebab pembusukan pada ikan. Garam yang digunakan adalah garam dapur murni (NaCl).

Proses Pembuatan atau Penggaramannya

Cara pembuatan ikan asin sangat bermacam-macam tergantung pada jenis dan ukuran ikan, hasil yang diinginkan, serta daerah produksinya. Pada jenis ikan besar terlebih dahulu dilakukan pembelahan dan penyiangan, sedangkan jenis ikan berukuran kecil, seperti teri di asinkan dalam keadaan utuh. Pada dasarnya terdapat dua cara penggaraman dalam pembuatan ikan asin, yaitu :

  1. Penggaraman kering, dapat dilakukan pada ikan yang berukuran besar dan kecil. Cara penggaraman ini menggunakan garam berbentuk kristal.
  2. Penggaraman basah, cara penggaraman ini menggunakan cairan larutan garam untuk merendam ikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *